Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan

Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan - Selamat datang di blog Sejarah Aceh, Info kali ini adalah tentang Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan !! Semoga tulisan singkat dengan kategori New Posting !! Teknologi !! ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Dan untuk anda yang baru berkunjung kenal dengan blog sederhana ini, Jangan lupa ikut menyebarluaskan postingan bertema Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan ini ke social media anda, Semoga rezeki berlimpah ikut di permudahkan sang khalik yang maha kuasa, Selengkapnya lansung lihat infonya dibawah -->



Pulau-pulau terluar bermakna satu kesatuan wilayah teritorial NKRI yang secara geografis berbatas langsung dengan negara tetangga yang fungsi utama mempertahankan kedaulatan negara, sesuai konsensus international batas wilayah di laut yang mengacu pada UNCLOS (United Nations Convension on the Law of the Sea) 82/ HUKLA (Hukum laut) 82 yang kemudian diratifikasi dengan UU No. 17 Tahun 1985, Indonesia memiliki sekitar 17.506 buah pulau dan 2/3 wilayahnya berupa lautan. Pulau-pulau terluar ini merupakan suatu kawasan strategis nasional yang rawan dengan ancaman kedaulatan, sehingga perlu perlu penanganan simultan untuk kepulauan terluar ini.
Aceh merupakan salah satu wilayah yang termasuk ke dalam Kawasan Strategis Nasional dari sudut pandang pertahanan dan keamanan, yaitu kawasan perbatasan laut dan pulau-pulau kecil terluar. Pulau-pulau terluar sebagai kawasan terdepan di Aceh yang berbatasan dengan India dan Thailand memiliki fungsi strategis, pulau-pulau tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 tahun 2005 tentang pengelolaan pulau-pulau kecil terluar adalah Pulau Simeulue Cut dan Pulau Salaut Besar (Kab. Simeulue), Pulau Raya (Kab. Aceh Jaya), Pulau Benggala dan Pulau Rusa (Kab. Aceh Besar) dan Pulau Rondo (Kota Sabang).
Pulau terluar yang merupakan kawasan terdepan di Aceh memiliki jumlah penduduk yang relatif lebih sedikit dengan sebaran yang tidak merata sehingga mengakibatkan kendali pemerintah, pembinaan dan pengawasan sulit dilakukan dengan cara konvensional oleh karena itu diperlukan suatu terobosan cara yang lebih efektif baik dari segi efektifitas dan efisiensi salah satunya dengan memaksimalkan teknologi informasi. Pada saat ini komunikasi pada pulau terluar tersebut belum dapat dilakukan dengan maksimal dikarenakan kondisi geografis yang sulit sehingga penyedia jasa layanan komunikasi dari pihak swasta juga enggan untuk melakukan investasi karena dari sisi ekonomi tidak cukup menguntungkan, oleh karenanya maka peran ini harus diambil alih oleh Pemerintah Aceh dengan menyediakan berbagai fasilitas komunikasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan perlu dibuat suatu kajian terhadap kebutuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang efektif, efisien dan tepat guna agar pemerintah mampu melakukan pembinaan dan pengawasan demi kesejahteraan masyarakat di kawasan terdepan tersebut.
Mempertimbangkan agar tersedianya layanan telekomunikasi kawasan terdepan, maka Dishubkomintel Aceh telah memulai kajian terhadap kebutuhan akan Informasi Komunikasi berbasis teknologi untuk kebutuhan layanan masyarakat penghuni daerah perbatasan pulau-pulau terluar, seperti rencana pengembangan prasarana telekomunikasi berupa jaringan terestrial yang meliputi Jaringan Pelayanan Pengumpan (Feeder) dan atau mengembangkan prasarana telekomunikasi berupa jaringan satelit serta layanan radio komunitas untuk melayani  kawasan terdepan.  Peran pemerintah Aceh sangat diharapkan untuk menjamin akses  layanan informasi berbasis teknologi yang memadai, baik itu layanan suara (telpon) maupun layanan data (internet) termasuk layanan informasi radio komunitas. Ketersedian layanan ini dipandang sangat penting untuk pemerataan pembangunan agar tidak terjadi kesenjangan antar daerah. Dalam pengembangan teknologi informasi dikawasan terdepan seharusnya memperhatikan kondisi sosial ekonomi serta fokus kepada kebutuhan mendesak yang diharapkan masyarakat.


Demikianlah Artikel Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan ini, Anda benar benar sudah menemukan artikel yang sedang anda butuhkan Sekarang. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Mendukung Keberadaan Kawasan Terdepan ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.