Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi
Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi - Selamat datang di blog Sejarah Aceh, Info kali ini adalah tentang Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi !! Semoga tulisan singkat dengan kategori
New Posting !!
Teknologi !! ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Dan untuk anda yang baru berkunjung kenal dengan blog sederhana ini, Jangan lupa ikut menyebarluaskan postingan bertema Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi ini ke social media anda, Semoga rezeki berlimpah ikut di permudahkan sang khalik yang maha kuasa, Selengkapnya lansung lihat infonya dibawah -->
Remote sensing atau penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, daerah, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh oleh sebuah perangkat yang tidak bersentuhan dengan obyek, daerah, atau fenomena yang diinvestigasi (Lillesand Dan Keifer, 1979). Data penginderaan jauh diterjemahkan menjadi informasi tentang obyek, daerah, atau gejala yang diindera. Proses penerjemahan data menjadi informasi disebut analisis atau interpretasi data. Penginderaan jauh didefinisikan pula sebagai teknik yang dikembangkan untuk perolehan dan analisis informasi tentang bumi. Informasi tersebut khusus berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan atau dipancarkan dari permukaan bumi. Sebagian besar informasi data penginderaan jauh diperoleh melalui hasil terjemahan citra satelit.
Citra Satelit merupakan suatu gambaran permukaan bumi yang direkam oleh sensor (kamera) pada satelit pengideraan jauh yang mengorbit bumi, dalam bentuk image (gambar) secara digital. Pemanfaatan citra satelit saat ini sudah sangat luas jangkauannya, terutama dalam hal yang berkaitan dengan ruang spasial permukaan bumi, mulai dari bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, Kependudukan, Transportasi sampai pada bidang Pertahanan (militer). Beberapa aplikasi yang dihasilkan seperti pemetaan singkapan sumber daya mineral di suatu wilayah dalam rangka inventarisasi potensi sumber daya alam daerah dengan memanfaatkan spectral analisis citra, pemantauan penyebaran kebakaran hutan suatu wilayah, pemetaan dan pemantauan daerah rawan erosi, monitoring optimalisasi pola penanaman pada areal pertanian dan perkebunan, identifikasi kekuatan peralatan dan persenjataan lawan untuk kepentingan militer, serta pemetaan untuk perencanaan dan pembangunan wilayah khususnya perencanaan sektor transportasi dan komunikasi.
Untuk sektor transportasi dan komunikasi, citra satelit sangat membantu untuk proses perencanaan seperti peta detail jaringan pelayanan transportasi (trayek, trase, jalur, alur), perencanaan struktur tataran transportasi berdasarkan skala pelayanan, Masterplan/Siteplan, Detail Engineering Design dan Landscape, identifikasi dan inventarisasi kawasan prasarana perhubungan dan komunikasi, pemetaan infrastuktur. Untuk akurasi kontruksi pembangunan, citra satelit dapat digunakan untuk design dan perencanaan tapak konstruksi, desain dan perencanaan landscape konstruksi, perbaikan proses desain serta memonitoring proses konstruksi.
Penggunaan citra satelit di Aceh untuk saat ini memang masih belum intensif jika dibandingkan dengan kebutuhan yang ada. Saat ini Pemerintah Aceh mulai memanfaatkan data citra satelit untuk kepentingan pembangunan dengan telah terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Badan Pusat Data Geospasial Aceh (UPTB-PDGA) yang berada dalam struktur organisasi Bappeda Aceh sebagai data center geospasial Aceh. Sejalan dengan Keunggulan data spasial untuk perencanaan yang bersifat aktual dan faktual kini data satelit penginderaan jarak jauh resolusi tinggi telah disediakan oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional dengan lisensi pemerintah Indonesia sehingga data tersebut dapat diperoleh dengan mudah.
Data satelit penginderaan jarak jauh resolusi tinggi khususnya wilayah Aceh tentu akan sangat bermanfaat untuk perencanaan transportasi dan komunikasi. Pemanfaatan keberadaan citra satelit harus diikuti dengan tersedianya data hasil survey baik berupa data kependudukan, jumlah kendaraan bermotor, sarana dan prasarana perkotaan/permukiman. Dengan semakin lengkap data-data yang tersedia akan semakin memudahkan proses analisis perencanaan transportasi dan komunikasi. Pada saat ini Dishubkomintel Aceh bekerja sama dengan UPTB-PDGA telah melakukan kajian penetapan trase kereta api Aceh dan juga penentuan peran dan fungsi pelabuhan dalam kajian rencana induk pelabuhan Aceh yang berbasis pengolahan data spasial. Untuk tujuan pengembangan infrastruktur transportasi dan komunikasi yang terintegrasi pada masa mendatang sudah semestinya setiap kajian perencanaan dan evaluasi harus mempertimbangkan pemanfaatan hasil analisis data-data spasial.
Demikianlah Artikel Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi ini, Anda benar benar sudah menemukan artikel yang sedang anda butuhkan Sekarang. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Citra Satelit untuk Akurasi Perencanaan Sektor Transportasi dan Komunikasi ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.
